Jumat, 11 Maret 2011

Kegiatan masyarakat IDT

Kegiatan sehari-hari mayarakat di daerah tertingal tidak ada beda nya dengan masyarakat yang lain nya di desa. mereka memenui kebutuhan hidup nya dengan cara bertani, memotong karet, membuat kebun atau ladang. masyarakt Idt sangat lah kuat rasa persaudaraan nya, ini bisa terlihat dari cara mereka membangun rumah secara gotong royong, dan juga jika ada acara kenduri.
Mayarakat di desa ini sangat minim sekali untuk pergi kepasar untuk membeli kebutuhan dapur, karena mereka lebih memanfaat kan apa yang ada di alam, seperti jika ingin makan ikan mereka tingal memancing atau memukat di sungai, begitu juga dengan hal-hal yang lainnya. kegiatan masyarakat ini hanya berkisar itu-itu saja, bangun pagi shalat subuh setelah itu pergi memotong karet mana yang punya kebun pergi ke kebun, setelah sore mereka berolahraga, voli, sepak bola, dll.
setelah malam mereka memilih hiburan menonton televisi sampai jam 10 malam, karena di daerah idt masi mengunakan mesin diesel milik desa untuk penerangan, maka jika sudah jam 10 malam mesin tersebut akan di matikan oleh petugas, maka para masyarakat akan beristirahat, begitu lah selanjut nya kegiatan masyarakat di daerah tertiangal, mereka tidak pernah memikir kan masa depan nya seperti apa, yang mereka pikirkan hanya lah bagaimana bisa makan untuk esok hari nya.

Rabu, 09 Maret 2011

Nama Daerah tertingal di riau

Jika kita telusuri, di daerah riau sendiri masih banyak daerah teartingal seperti di kabupaten kampar yang khusus nya kampar kiri hulu, Ada beberapa desa yang perlu perhatian khusus dari pemerintah daerah, seperti Pangkalan kapas, kebun tinggi, selasung dan lubuk bigau dan masi banyak daerah lainnya.
Di empat desa ini masih memiliki semua kekurangan dan dari segala aspek, dari segi ekonomi untuk mendapat kan kebuthan pokok sehari-hari masyarakat masih menggunakan tenaga kuda untuk transportasi karena kurang dan tidak ada nya infrastruktur yang memadai.
Dari segi pendidikan di desa tersebut tingkat pendidikan hanya sampai kelas 4 SD, jika ingin melanjutkan maka harus pergi ke desa lain.
begitu juga dengan infrastruktur yang belum memadai.

Daerah tertingal

Daerah tertinggal merupakan suatu  daerah atau Kabupaten yang relatif kurang berkembang dibandingkan daerah lain dalam skala nasional, dan  berpenduduk yang relatif tertinggal dan serba kekurangan.
Pembangunan daerah tertinggal merupakan upaya terencana untuk mengubah suatu daerah yang dihuni oleh komunitas dengan berbagai permasalahan sosial ekonomi dan keterbatasan fisik, menjadi daerah yang maju dengan komunitas yang kualitas hidupnya sama atau tidak jauh tertinggal dibandingkan dengan masyarakat Indonesia lainnya. Pembangunan daerah tertinggal ini berbeda dengan penanggulangan kemiskinan dalam hal cakupan pembangunannya. Pembangunan daerah tertinggal tidak hanya meliputi aspek ekonomi, tetapi juga aspek sosial, budaya, dan keamanan (bahkan menyangkut hubungan antara daerah tertinggal dengan daerah maju). Di samping itu kesejahteraan kelompok masyarakat yang hidup di daerah tertinggal memerlukan perhatian dan keberpihakan yang besar dari pemerintah.
Berdasarkan hal tersebut di atas, diperlukan program pembangunan daerah tertinggal yang lebih difokuskan pada percepatan pembangunan di daerah yang kondisi sosial, budaya, ekonomi, keuangan daerah, aksesibilitas, serta ketersediaan infrastruktur masih tertinggal dibanding dengan daerah lainnya. Kondisi tersebut pada umumnya terdapat pada daerah yang secara geografis terisolir dan terpencil seperti daerah perbatasan antarnegara, daerah pulau-pulau kecil, daerah pedalaman, serta daerah rawan bencana. Di samping itu, perlu perhatian khusus pada daerah yang secara ekonomi mempunyai potensi untuk maju namun mengalami ketertinggalan sebagai akibat terjadinya konflik sosial maupun politik.
Di riau sendiri masih banyak daerah tertingal yang kita jumpai, khusus na di daerah kampar kiri hulu yang masih membutuh kan perhatian khusus dari pemerintah daerah, baik dari segi pendidikan, ekonomi, infrastruktur dll.